Selasa, 08 Maret 2016

R...

Share it Please
Hai kamu,
Apa kabar? semoga baik :)

Bagaimana hidupmu, lebih baik sekarang?
Lebih tenang sekarang?
mungkin saja jawabannya iya, karna sudah tidak ada lagi yang mengganggu waktumu untuk sekedar untuk berfoto atau chat singkat hehe.

Kali ini tulisan ku tentang dirimu.
Maafkan yang tidak memberitahukan terlebih dahulu  untuk menjadikan "Kamu" sebagai objek utama dalam tulisanku.
Tenang saja ini hanya curahan kecil hatiku.

Kamu objek pertama yang kulihat dan membuat jantungku lupa berdetak.
Terimakasih telah menjadi debar saat jantungku lupa berdetak
Terimakasih telah menjadi bagian dari kebahagiaan ku.
Terimakasih telah menjadi alasan aku untuk melakukan semua ini.

Sebagaimana aku yang hanya tau warna hitam putih, dengan mu dan mengenal mu hidup ku menjadi lebih berwarna.

Indah sekali bukan?

Hehe tapi sayang.
Warna mu telah memudar seperti pelangi, indah tapi hanya sesaat.

Kamu memang indah akibatnya banyak mahluk hidup menyukaimu
Tak kecuali aku,
Gadis kecil dengan segala usaha untuk bisa dekat bahkan mendapatkan hatimu.

Haha.

Ini lucu, tapi asal kau tahu aku pernah bermimpi jika bersamamu mungkin akan lebih indah tapi setelah ini terjadi aku berpikir bahkan berada disekitarmu saja  sudah bisa membuatku merasa lebih baik.

Tentang semua ini, entah mengapa aku ingin meluapkan semuanya di dalam sini.
Tentang semua kecemburuaan butaku terhadap mu.

Ingatkah dirimu pernah memasang foto bersama wanita lain?

Aku ingin menangis  kau tak pernah menghargaiku dan tak pernah menganggapku ada.
pikirlah aku wanita yang juga menyukaimu, yang sedang memperjuangkan kursi singgah sanah di dalam hatimu, yang konon katanya dingin akan cinta itu.

Seolah ada ribuan anak panah menghujam jantung dan jiwa. ini luka, sakit tapi tidak berdarah.

Lalu aku sadar apakah aku berhak marah dan cemburu atas semua ini?

Aku dengan bangga memamerkan segala tentang dirimu di depan teman-temanku, bahkan untuk berulang ulang kali, membosankan, dan sampai mulutku berbusa aku tidak pernah berhenti memuji kelebihanmu pada teman-teman ku, kalau kamu gak percaya coba saya tanyakan.

Dengan itu, Aku mempunyai banyak alasan kenapa aku memperjuangkanmu mati-matian.

Kisah ku bersama mu tidak seromantis Romeo dan Julliete, tidak seindah Habibie dan Ainun, tidak  seperti Rama dan Sinta. ataupun relationship goals. 
Tapi aku menyayangimu dengan segala kelebihan dan kekuranganmu.

Aku mencintaimu tapi tak pernah mau mengakuinya
Aku cemburu tapi berkata aku baik-baik saja
Aku takut kehilangan tapi aku bisa apa?
Aku patah hati tapi aku tahu diri.

Terakhir kataku untukmu.
Terimakasih atas segalanya.
Berkatmu aku mengerti artinya perjuangan, merelakan sesuatu, mengikhlaskan apa yang aku sayang demi kepentingan lain. Dan masih banyak pelajaran tersembunyi yang masih kucari.

Kamu jangan lupa makan
Semangat buat kuliahnya
Semoga bisa mencapai cita-cita yang sedang kamu bangun.

Apapun itu dan dimana pun kamu berada, disitu pula doa ku selalu ada.
Thanks for everything
I love you
more than you know

Semoga senyum dan tatapan yang selalu aku sukai dari kamu akan tetap sama jika kita kelak bertemu lagi, dan mungkin akan tetap dengan perasaan yang sama hehe, bukan perasaan mu tapi perasaanku.

Tenanglah kamu akan abadi dalam tulisanku ini, juga dalam hatiku.
Lebih tepat di sela kecil hatiku, tentang semua yang bersangkutan dengan dirimu, cintaku, senyummu, tatapanmu, juga  tentang luka ku.


"Bukalah mata hati
Ku masih cumbui bayang dirimu di dalam mimpiYang mungkin tak kan pernah membawamu di genggamkuDirimu di hatiku, tak lekang oleh waktuMeski kau bukan milikkuIntan permata yang tak pudar,Tetap bersinar mengusik kesepian jiwakuKu coba memahami,Bimbangnya nurani tuk pastikan semuaTak akan ku ingkari,Terlalu banyak cinta yang mengisi datang dan pergiNamun tak pernah bisa, Lenyapkanmu di benakku..."
Kerispatih - tak lekang oleh waktu


Untukmu
08-03-2016 (23:21)
Tertanda
Baiq Inaba Rafida

Tidak ada komentar:

Followers

Follow The Author